Minggu, 16 Mei 2021

Kalian Sangat Berarti, Terimakasih

Hidup itu penuh dengan cerita perjalanan, kisah, dan waktu. kisah hidup orang memang berbeda-beda. beberapa orang mungkin enjoy dalam menjalani kehidupannya, ada juga yang sangat tertekan akan hidup yg kadang menerpa duka. masalah kerja, teman, keluarga, bahkan percintaan sudah jadi bumbu di dalam kehidupan. lebih khusus masalah percintaan, akan sangat menarik untuk di bahas. what definition of love? sebagian orang masih bertanya-tanya apa itu arti dari cinta sesungguhnya. 

"Lo Cinta sama seseorang ya berjuanglah. lo Cinta sama seseorang, ya peka lah. lo Cinta sama seseorang, ya pegang lah prinsip janji lo sama dia."

Berbicara emang paling gampang, apalagi kalo untuk orang lain. bakalan sulit kalo untuk diri sendiri. ngomongin masalah perjuangan dalam cinta, seperti apa sih? bisa gak ya berjuang dalam cinta itu di artikan dalam hal jarak dan waktu? 

"aku tuh udah berjuang loh demi kamu, aku udah begitu jauh meluangkan waktu untuk kamu, disini. kita ini kan jauh, untuk bertemu pun jarang perkara jarak. untuk hari ini, hariku dan harimu kita satukan."

apakah itu bisa di sebut berjuang dalam cinta? entahlah. mungkin bisa iya untuk sebagian orang, mungkin juga tidak. tapi, atas dasar apalagi kalo bukan cinta. bisa jadi juga untuk kebahagiaan sesaat, hanya mengisi waktu luang, atau bisa jadi  penenang di saat kesepian? 

kalau untuk kebahagiaan sesaat kok sering meluangkan waktu untuk dia ya? untuk sekedar menjelaskan dan meyakini hati seseorang sih sepertinya normal. pendekatan itu perlu, masalah cocok atau tidaknya kan bisa di liat seiring berjalannya waktu.

Senin, 15 Juli 2019

Why Do You Love Me?

"Entahlah, bisa di bilang sampai titik ini aku jelas merasakan kasih sayangmu. mulai dari ujung kepala sampai sanubari lubuk hatiku. tapi...".


jatuh cinta emang indah rasanya, apalagi untuk urusan hati dan kesenangan batin indah rasanya bila orang yang kita cinta tau akan hal tersebut. banyak yg bertanya apa sih arti dari cinta? untuk apa sebenernya kita cinta sama seseorang? yup, berbagai jawaban banyak terbesit di benak orang mengenai apa itu cinta. sebagai makhluk hidup enak rasanya bila di cintai oleh semua kalangan tanpa terkecuali. entah itu di cintai teman, sahabat, keluarga, dan di cintai orang yg kita suka. rasa ingin memiliki, memberi perlindungan kepada orang yg kita cintai, dan rela mati-matian demi seseorang yg kita anggap penting di hidup, itulah arti dari cinta sebenernya. tapi, kenapa kamu mencintai aku?

banyak orang bilang, cinta itu gak butuh alasan. kalau sudah cinta, sulit di jelaskan dengan kata-kata. apa bener cinta rasanya seperti itu? ya, sebagian orang menganggap setuju dan sebagian orang pasti tidak setuju. kalo bisa di liat, enak rasanya kalo kita bisa mencintai tanpa alasan. contohnya dalam kehidupan sehari-hari, apapun yang dilakukan oleh orang yang kita cintai pasti selalu di support, kita suka lihat kegiatan dia, kita suka saat dia mulai menatap kita, kita suka saat dia mulai menyebut nama kita di dalam keseharianya, pokoknya semuanya serba dia dan dia. kadang, salahnya orang yg kita cintai pasti akan segera di maafkan. kenapa, kok bisa? ya karena cinta! 

terus, gimana orang yang mencintai seseorang harus beralasan? aku cinta dia karena rupanya, aku cinta dia karena hartanya, aku cinta karena dia pintar, aku cinta dia karena dia terkenal dan masih banyak alasan lainnya. salah tidak? tentu tidak lah. namanya juga manusia, punya standar dan kualitas dalam memilih seseorang. bisa jadi memang sudah bawaan lahir orang yg cinta dengan dalil "alasan" tersebut. sejauh ini, alasan yang paling di cari dari semua manusia kenapa dia cinta kita ya cuman satu, karena rupanya. first look situation emang modal awal sih orang tertarik atau tidaknya kepada lawan jenis. kalo cantik atau ganteng, pasti cinta dan sayangnya gampang. ini sih yang bahaya, cinta karena tampang doang bukan karena kepribadiannya. ini harus di hindari, memang susah sih tapi harus di coba. cinta karena fisik itu gak akan bertahan lama, karena fisik itu bisa menua. apa iya kalau sudah menua bersama pada akhirnya malah tidak saling tegur dan sapa karena fisik belaka? 

Minggu, 08 April 2018

Pria Berdarah Dingin

"BEGITULAH SIKAPNYA, DINGIN. TAPI SANGAT SANGAT PEDULI DAN PERHATIAN"







kalau berbicara tentang sikap dan perilaku pasti kita semua tau, mulai dari berbagai macam sifat yaitu sifat pemarah, pendiam, pembenci, pendendam, dan masih banyak lainnya. sebagai manusia, kita dianjurkan untuk meneladani sifat yang baik baik saja. manusia bisa di katakan baik kalau dia sudah berperan di dalam hidupnya. entah itu untuk keluarga, teman, sahabat, bahkan kekasih atau teman hidup. baik disini dalam arti saling melengkapi, saling membantu, pengertian, perhatian, memberi ruang untuk kita agar kita bisa berkembang, dan saling memahami satu sama lain.

ada yang unik terhadap sikap manusia yang satu ini. yap, "pria berdarah dingin". sikap yang satu ini sangat sangat aneh, bisa dikatakan dia salah satu sifat manusia yang paling sulit di pahami. terkadang, untuk beberapa orang sifat ini bisa diterima oleh orang sangat sangat sabar jiwanya. sabar disini dalam arti sudah memahami karakter orang ini seperti apa, sikapnya seperti apa, sehingga di dalam kehidupan sehari hari sudah sangat terbiasa menghadapi pria berdarah dingin ini.

pertanyaannya disini, mengapa sifat ini ada di dalam seorang pria? mungkin tidak cuman pria, bisa jadi wanita demikian. ketika kita berbicara mengenai kehidupan, khususnya manusia. manusia itu adalah makhluk sosial. makhluk yang gak mungkin bisa hidup sendiri, perlu adanya bantuan dari manusia sekitar entah itu hal sekecilpun. berbicara mengenai pria berdarah dingin, ini sebenernya lebih mengarah akan sifat dia di kehidupan sehari hari. dingin disini bisa kita artikan sifat manusia, yaitu cuek. yap, pada dasarnya ini sifat manusiawi, cuek itu acuh tak acuh. tidak peduli, tidak ingin tahu, dan tidak ingin mencampuri urusan manusia. bagaimana kalau sifat dingin ini terjadi pada kehidupan rumah tangga? gimana pendapat kalian?

Sejatinya, sifat ini sangatlah di hindari pastinya dari masing masing pasangan berumah tangga. di dalam kehidupan berumah tangga, kita itu di tuntut harus adil, perhatian, pengertian, peduli, saling cemas, saling khawatir kalau di antara kita terjadi apa apa. pendewasaan di dalam rumah tangga itu kita belajari bersama sama, gak mungkin membina rumah tangga itu langsung bisa sempurna. tapi kita disini bisa belajar dari pengalaman, bahwa sejatinya kehidupan berumah tangga itu pasti ada manis dan pahitnya, ada suka dan duka. 

aneh gak sih kalau di dalam kehidupan rumah tangga antara suami dan istri itu terlihat dingin? di satu sisi istrinya itu memiliki sifat yang luar biasa pengertian, perhatian, penuh cinta dan kasih sayang, dan paling penting SETIA. nah sedangkan si pria ini berdarah dingin. suami ini berbeda 100% sifatnya, dia itu cuek, pendiam, introvert terhadap istrinya, dingin,  TAPI PASTI ADA KALANYA DIA SANGAT PEDULI DAN PERHATIAN. kehidupan ini sudah sering terjadi, entah gimana pun caranya dunia harus terus berjalan. kehidupan berumah tangga ini sudah berlangsung bertahun tahun, gimana perasaan sang istri menghadapi sikap suaminya yang dingin terhadapnya?

entahlah, kalau didalam diri manusia tidak terdapat sifat sabar, pengertian, dan sifat menahan egois, mungkin sang istri sudah berpisah dari pria dingin ini. siapa juga sih yang tahan dengan orang yang sangat sangat cuek dan tidak peduli? siapa juga yang mau di dalam rumah tangga tidak mendapat kasih sayang yg di inginkan? bayangkan deh, ketika seberperhatiannya istri, sebegitu agresifnya istri terhadap suami tapi balesan dari suami malah sangat sangat dingin. ya tuhan... sifat ini bisa di bilang mematikan karakter seorang istri. yang tadinya dia sangat peduli, perhatian, menghormati, bisa jadi malah sebaliknya. ini petaka dalam kehidupan rumah tangga. ini harus di hindari.

"masuk dalam bagian karena anak lah aku bertahan". kalau sang istri tidak memiliki sifat sabar dan egoisnya tinggi, mungkin setahun menjalanin hubungan bahkan kurang mereka sudah berpisah, dalam arti cerai. tapi disini disini tidak, sang istri tidak egois. dia lebih mementingkan nasib anaknya ketimbang dia harus pisah. oh that's point on my life... kehidupan ini memang kejam, sangat kejam. bahkan terkadang manusia yang terlihat bahagia bahagia aja hidupnya ternyata dia punya masalah yg besar dalam kehidupannya. dia hanya pandai saja menyembunyikannya. banyak kan yang begitu?


sekian...

REKUR